Akhwatisasi. Ada Apa dengan Akhwat (AADA)

Foto Punggung”Akhwat” memang berarti wanita. Namun, ada pengertian khusus untuk kata satu ini. Ada semacam kesepakatan tidak tertulis bahwa ”akhwat” diartikan sbg wanita yg telah konsisten melaksanakan perintah utk menutup aurat (seluruh bagian tubuh kecuali wajah dan telapak tangan) dengan benar.

Benar dalam artian baju dan kerudung yg dipakai lebar shg bisa menutup dada, longggar tidak ketat, cukup tebal & tidak transparan agar bagian tubuh tidak tampak meskipun sdh ditutupi, dan bahannya tidak jatuh agar ketika bergerak atau terkena angin kain baju tidak menempel mengikuti lekuk tubuh shg tampak ketat.

Untuk menjadikan seorang wanita menjadi ”akhwat” sepertinya tidak mudah, setidaknya di zaman spt sekarang ini. Jangankan menutup aurat dgn benar spt penjelasan di atas, wanita dewasa yg belum berhijab saja masih sangat banyak jumlahnya jika dibandingkan dgn mereka yg sudah memakai kerudung (menutup kepala dan dada saja, kaki bagian bawah tidak ditutup dgn kaos kaki).

Jadi, berbahagialah kalian yg telah sukses menjadi ”akhwat”, yang senantiasa konsisten menjaga auratnya dari pandangan lelaki yg bukan mahram.

Kita mesti sukseskan akhwatisasi di negeri ini, setidaknya di lingkungan sekitar kita.”Akhwat” adalah ciri muslimah sejati. Penampilan ”akhwat” bukanlah lambang kelompok atau aliran tertentu.

Berpenampilan khas ”akhwat” memang seharusnya dilakukan oleh seluruh muslimah, tanpa terkecuali. Kepala, dada, kaki, semua bagian tubuh kecuali wajah dan telapak tangan semuanya ditutup, dilindungi dari pandangan lelaki yg bukan mahram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s