Pesan Untuk Siswaku: Reunian

Ukhuwah Kita Bukan yang Seperti Ini !

Setelah melewati masa sekolah dan kuliah dan sukses menjadi alumni SD, SMP, SMA, dan PERGURUAN TINGGI, sir melihat bahwa tampaknya banyak orang yg ingin sekali reunian, entah mereka yang sudah SMP yg ingin reunian dgn kawan SD dan seterusnya.

GAYA HIDUP
Reunian sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Yang sering dijadikan momen reunian biasanya bulan ramadhan. Banyak yang ingin mengadakan buka bareng sambil reunian.

SIKAP YANG BERLEBIHAN
Sir ketika diundang untuk berkumpul dengan kawan lama (ikhwan dan akhwat satu sekolah) biasanya akan datang, sering karena gak enak kalo gak datang. Tapi, jujur saja, untuk datang kadang banyak mikirnya, takut gak nyaman. Mungkin karena sir merasa bahwa pola pikir sir yang sudah agak berbeda (kalo tidak boleh dibilang begitu berbeda) engan kawan-kawan yang lain.

Ada semacam kebingungan, bingung bagaimana kawan lama yang akhwat ngajak salaman, bingung jika harus menjaga jarak dengan kawan yg akhwat, bingung bagaimana caranya bilang kalo mau shalat di masjid sedangkan acara masih berlangsung. Banyak hal yang bikin hati gak tenang ketika sudah berkumpul dengan kawan-kawan lama ikhwan dan akhwat terutama kawan sekolah (SMP/SMA) karena pemahahaman antara mereka dan sir begitu berbeda.

Apalagi kalian yang akhwat. Harusnya lebih khawatir.

Itulah kenapa, ketika sir sudah paham, sir tidak mau lagi atau tidak terlalu bersemangat untuk mengadakan reunian. Bukan berarti gak menghargai pertemanan waktu masih jaman sekolah dulu. Gak kangen? Kangen sih. Tapi ya gak gitu kangen-kangen juga. Biasa aja sih. Karena ukhuwah menurut sir bukan kayak jaman sekolah dulu yang kita bilang indah karena pertemuan yang sering.

Ukhuwah levelnya jauh dari itu. Apalagi jika kita begitu menganggungkan persahabatan gaya anak muda sekarang antara ikhwan dan akhwan. Kita begitu berlebihan menunjukkan kekangenan kita dengan masa-masa sekolah. Gak banget deh. Boleh dikenang, tapi sekedar untuk mengambil hikmahnya saja. Tidak perlu berlebihan. Kalo sir sih paling maunya kumpul hanya kawan dekat lama yang ikhwan saja, terkhusus dengan kawan seperjuangan di lembaga dakwah kampus dulu. Ingatannya perjuangan, usaha-usaha dulu ketika berusaha mengembangkan dakwah di kampus, bukan sekedar ingatan ketika tidur bersama, bercanda bersama, dan sebagainya. Ya, biasanya sih sir cuma jadi orang yang diundang. Kadang kalo merasa bakal bikin gak nyaman, sir gak dateng.

BIJAK
Ya, begitulah realitanya. Orang seperti kita sedikit. Itu membuat kita menjadi terasing. Ketika orang lain biasa berdekat-dekatan antara ikhwan dan akhwat, kita justru menghindarinya. Ketika orang lain biasa dipegang-pegang, kita justru bersalaman dengan lawan jenis saja tak sudi, kecuali dengan orang-orang yang sudah tua kali ya. Tinggal bagaimana kita bersikap bijak ketika menemui hal yang bertentangan atau tidak sesuai dengan prinsip kita tsb.

Mau ngadain reunian, antara ikhwan akhwat? Mikir lagi deh. Pikirkan apakah kita bisa menjaga adab dan tetap menjaga prinsip ketika reunian bersama kawan-kawan lama yang ikhwan dan akhwat!

#ReunianDalamIslam #AdabReunian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s