Apa Alasanmu Membenci PKS?

PKS Haters Bilang…

Kenapa orang begitu getolnya menyoroti kesalahan PKS? Ada yang bisa jawab? Saya punya jawabannya sendiri. Menurut pengamatan saya, mereka yang biasa getol menyoroti kesalahan PKS bisa digolongkan ke dalam orang-orang sebagai berikut:

  • Orang-orang Anti-syariah (Sekuler Liberal)

Kalo yang ini jelas, sangat wajar jika mereka ingin menjegal langkah PKS untuk berkuasa di Indonesia. Mereka tidak akan pernah ridho partai yang mengusung visi Indonesia bersyariah (bukan negara Islam ya, bedakan!) menguasai Indonesia. Di luar negeri, fakta ketidakridhoan sekuler liberal atas berkuasanya partai Islam terlihat jelas. Presiden dari partai berkuasa seperti di Mesir (Partai Kebebasan dan Keadilan) contohnya , dilengserkan dengan cara yang zalim. Begitu juga dengan di Turki (Partai Keadilan dan Pembangunan), sampai saat ini masih terus digoyang dengan berbagai fitnah.

  • Oknum-oknum dari Kelompok Islam Anti-demokrasi

Ironis memang, PKS ternyata dijadikan pesakitan oleh dua kubu berbeda yang berlawanan pemikiran. PKS dibenci mereka orang-orang sekuler liberal karena takut jika PKS berkuasa, ide sekuler mereka akan kalah di Indonesia. Di lain pihak, beberapa oknum kelompok Islam yang anti-demokrasi menganggap PKS telah menyimpang dari visi partai dakwah. Ke kiri disikut, ke kanan disikut. Sakit sih…

  • Mantan Kader atau Mantan Simpatisan yang Kecewa

Mereka ini menganggap bahwa PKS sudah menyimpang dari visi partai dakwah sehingga akhirnya mereka menjadi bagian dari “PKS haters”.

  • Awam yang Sebenernya Baik tapi Emosional

Alasan mereka membenci PKS simpel, “karena PKS sok bersih, padahal pimpinannya korupsi sapi”. Keliatan sekali asbunnya. Yang ini, sangat tidak layak untuk ditanggapi. Biarkan saja. Karena diajak berpikir rasional pun mereka tetap tak mau tahu. Pokoknya PKS itu Partai Korupsi Sapi. Iya deh…

Mereka yang Masih Mendukung dan Masih Kecewa

Untuk yang ini, kadang kita maklum. Jangankan mereka yang cuma pendukung, kader saja tidak semuanya memiliki akses informasi secara langsung tentang kebijakan-kebijakan para qiyadah (pemimpin) PKS. Tsiqoh (kepercayaan) terhadap para qiyadah menjadi penguat kader agar para kader PKS tetap solid.

Untuk diketahui, kebijakan PKS itu ditelurkan oleh majelis syura yang isinya orang-orang yang memiliki kapasitas fikriyah (pikir) dan ruhiyah (spiritual) yang tidak sembarangan. Silakan cek sendiri siapa mereka. Masa iya hasil syura (rapat) dari orang-orang berilmu tersebut harus dipatahkan oleh segelintir orang yang tak memahami realitas, apalagi yang tidak setuju datangnya dari saya yang masih bodoh soal agama Islam.

Mereka para elit PKS yang menjabat sebagai anggota dewan, menteri, dan lain-lain pun juga bukan orang sembarangan. Untuk duduk di struktur tertinggi PKS tidak sesimpel yang kita pikirkan. Sistemnya jelas dan tidak main-main.  Sistem di PKS tidak akan pernah membuat seorang Harry Tanoe yang bukan kader dengan begitu mudahnya menjadi wakil ketua umum Partai. Itulah kenapa ketika pertama kali LHI yang saat itu menjabat sebagai presiden PKS dikriminalisasi oleh KPK, kader dan simpatisan tidak percaya begitu saja. Mereka membaca keadaan dan melihat fakta-fakta yang ada dan didapatkanlah kesimpulan:

“LHI TIDAK BERSALAH DAN SANGAJA DIKRIMINALISASI”.

Jika mau objektif, kumpulkanlah kesalahan-kesalahan PKS yang kita ketahui, lalu bandingkan dengan visi misi serta kebaikan-kebaikan (kerja konkret) yang sudah PKS (kader dan simpatisannya) lakukan. Ada yang bersedia. Apa yang dapat disimpulkan? Saya akan membantu Anda menyimpulkannya.

Kesimpulan yang tepat menurut saya adalah SAYA AKAN MEMBANTU PKS BERKUASA DI NEGERI INI!

Wallahu a’lam…

Satu pemikiran pada “Apa Alasanmu Membenci PKS?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s