Kok Malas Menulis dan Malas Mengaji?

Menulis

Kemarin (9/4/2014), saya membuat sebuah grup facebook yang konsepnya hampir sama dengan One Day One Juz (ODOJ), yaitu komunitas atau kelompok yang anggotanya berkomitmen untuk mengaji (tilawah) Al Qur’an minimal satu juz per hari. Hanya saja saya menambahkan satu komitmen lain yakni One Day One Article alias menulis artikel/tulisan dalam satu hari. Jadi grup yang saya buat ini mengharuskan anggotanya untuk menulis minimal satu artikel dan membaca Al Qur’an minimal 1 Juz per hari. Entah apakah ini termasuk program yang berat atau tidak? Tampaknya dari respon orang-orang saat saya mempromosikannya di hari pertama, program ini cukup berat. Banyak yang merasa sulit jika harus menulis satu artikel dalam satu hari.

Sebenarnya program ini tercipta dari kemalasan saya. Sebelumnya memang saya sudah berkomitmen untuk menulis satu artikel dan membaca minimal satu juz Al Qur’an dalam satu hari. Namun jujur saja akhir-akhir ini saya hampir tidak pernah memenuhi komitmen tersebut. Saya sudah lama tidak menulis dan saya pun akhir-akhir ini merasa kurang bersemangat membaca Al Qur’an mnimal satu juz per hari,  apalagi saya seringkali berpikir  “ah, kan gak wajib juga?”,  “kan setidaknya dalam satu hari saya menyempatkan membaca Al Qur’an meskipun gak satu juz”,  “kan standarnya memang setengah juz per hari?”. Karena permasalahan itulah, saya berpikir bahwa butuh sedikit paksaan buat saya agar saya kembali termotivasi untuk melaksanakan komitmen tersebut.

Meskipun menulis satu artikel  dan membaca Al Qur’an satu juz per hari bukanlah hal yang wajib secara syariat, namun dua aktivitas ini sangat bermanfaat bagi kita. Kebiasaan menulis memaksa kita untuk banyak membaca agar stok ilmu atau ide menulis kita bertambah. Menulis juga melatih otak kita berpikir kritis dan sistematis. Belum lagi ditambah manfaat dan pahala yang akan kita peroleh ketika tulisan yang kita buat bermanfaat bagi para pembaca. Tulisan yang kita buat akan mengabadikan ide-ide positif kita bahkan sampai kita meninggal pun orang masih bisa membaca ide-ide kita yang sudah kita tuangkan lewat tulisan. Menarik bukan?

Begitu juga dengan membaca Al Qur’an. Siapa yang tidak setuju bahwa membaca Al Qur’an itu amalan yang sangat baik. Saya merasa perlu mengutipkan ayat Al Qur’an atau hadist yang menunjukkan keutamaan membaca Al Qur’an agar kita (termasuk saya) semakin semangat membaca Al Qur’an. Mari kita hayati firman Allah dan sabda Nabi Muhammad di bawah ini:

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).

“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).

“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim)

Maka dari itu, mari bergabung di grup yang saya namakan “One Day, One Article and One Juz” yang alamat grup facebooknya saya namai “SatuHariMulia” ini (https://www.facebook.com/groups/SatuHariMulia). Saya tidak mau berpikir terlalu jauh apakah program ini akan bertahan lama atau tidak. Yang penting saya sudah memulai dan berusaha berkomitmen. Nah, bagaimana dengan Anda? Kok Malas Menulis dan Malas Mengaji?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s