Entah!

BosanDi pojok masa saat aku berjalan menuju senja..

Aku menemukan diriku dalam keadaan gundah..

Pedoman ikhlas dan sabarlah yang membuat aku tampak biasa..

Aku juga manusia..

Aku berjalan lesu menyusuri jalan..

Aku sedang sakit memang..

Aku menjadi semakin melankolik karenanya,

dan hati pun menjadi sering bersuara, marah, mencela..

Astaghfirullah..

Merenungi kisah sendiri sambil menikmati payahnya kaki melangkah..

Kenapa begini, Tuhan? Apa yang akan aku dapatkan?

Apakah aku sudah keluar dari pedoman ikhlas, sabar, dan qona’ah?

Masih kupikirkan..

Allahu Rahim, teguhkanlah hati hamba..

Allahu Rabbi, bimbinglah hamba agar semakin dewasa..

Allahu Rabbuna, tunjukkan hamba pilihan hidup yang benar dan tepat, untuk dunia dan akhirat..

Kenapa aku begitu khawatir?

Ah, entahlah!

Aku rindu rumah..

Aku ingin segera pulang..

Menikmati aroma pagi kota tercinta..

-Lhokseumawe, 2 Des 2014, dalam bosan yg memuncak, dalam marah yang tak terkata, pada akhirnya-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s