Tolong Diingat Wahai Dosen. Anda dan Saya: Sama!

Sore ini masih sempat buka-buka Facebook. Terhenti di salah satu status seorang teman, bisa dibilang rekan kerja di Sang Bintang School yang sekarang sedang mengambil studi master di UGM kalau saya tidak salah. Statusnya bicara tentang ketidaksetujuannya dengan sikap seorang DOSEN, setidaknya itu yang saya tangkap dari kalimat yang dibuat di statusnya. Saya setuju banget dengannya. Makanya di komen saya tulis “I couldn’t agree more.” Seperti apa statusnya. Nih, ane copasin:

“Hal yang tidak saya sukai dalam berdiskusi adalah ketika dipotong dg kata-kata “intinya, intinya”.I need to put you in the context so you’ll understand what I’m talking about. Kenikmatan berdiskusi kan terletak di argumen dan data-data yang dibungkus dengan retorika yang bagus. Lah, kalau anda sudah memotong dengan “intinya, intinya”.

Anda cuma memberikan kesempatan saya bertanya bukan menyampaikan pendapat, bukan berdiskusi. Bertanya itu hanya bagian dari diskusi. Kalau begitu, silahkan anda namakan sessi yg anda bilang sessi diskusi dengan sessi tanya jawab. And I don’t buy sessi tanya jawab dalam perkuliahan master. You are just like us, we are equal in the term of what we know of this world. Bedanya anda sudah mengalami lebih. Please lahhhhh..”

Gimana menurut Anda? You must agree that!hehe Dosen dan mahasiswa itu sama di mata hukum, bro. (Apa hubungannya?)

The End. :v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s