GURUNYA MANUSIA (Teaching by Heart Teacher)

Sebagai guru kita memang baik berpedoman pada ilmu-ilmu pendidikan yang kita dapat dari mata kuliah pendidikan atau dari hasil-hasil penelitian.

Namun, lebih utama lagi jika ilmu pengetahuan itu kita bingkai dengan kejernihan hati dan pikiran. Karena jika hanya berpedoman pada satu petunjuk baku, apa bedanya kita dengan robot, robot yang diprogram untuk mengajar.

Boleh jadi ilmu yang kita dapat dari matakuliah pendidikan berkata “tidak seharusnya”, namun kata hati kita menjawab “kenapa tidak?”. Ini bisa menjadi semacam tindakan menentang ilmu pendidikan resmi demi pendidikan itu sendiri. Itulah, menjadi guru itu bukan perkara mudah. Karena celah antara konsistensi dan toleransi dalam rangka mendidik itu sempit sekali. Butuh wawasan dan kejernihan, dan ketulusan hati untuk bisa menentukan sikap yang tepat. Mengajar adalah seni memimpin. Mengajar adalah seni menyentuh hati. Mengajar adalah seni mencari kawan. Mengajar adalah mengubah, mengubah hal-hal yang bisa dipengaruhi. Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s