Meninggalnya Ustadz Uje dan Ulang Tahun Saya

Ustadz Uje dan Motornya

Beberapa hari yang lalu Jum’at (26/4/2013) kita semua dikejutkan oleh kabar meninggalnya da’i kondang, Ustadz Jeffry Al Buchori atau yang dikenal dengan sebutan Ustadz Uje. Beliau meninggal dalam usia yang cukup muda, 40 tahun. Bagaimana dengan saya? Wallahu a’lam.

Hari ini pun, ternyata kita juga dikejutkan dengan berita bahwa seorang pemuda bernama Ike Wardhana Efroza atau di twitter dikenal dengan sebutan Kak Iwaza (@kak_iwaza) berulang tahun.hehe (Emang siapa beliau?) Entah ini sebuah berita buruk atau berita baik.Tapi yang pasti, hari ini terhitung (*ngitung dulu..hehe) 24 tahun saya hidup di dunia ini. Sesuatu prestasi yang membanggakan! (apanya yang membanggakan? *mikir)

Nah, atas dua peristiwa besar itu, saya mendapatkan sebuah pelajaran penting yang sedikit banyak menyadarkan saya untuk mengubah sikap-sikap negatif saya. Saya mendapatkan sebuah moto hidup yang harus benar-benar saya pegang yakni:

“Saat ini saya sedang mempersiapkan kematian saya yang mungkin saja datang sebentar lagi..”

Dari kesadaran ini, saya mencoba sekuat tenaga agar setiap detik yang ada tidak saya gunakan untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya apalagi menggunakan waktu untuk perbuatan maksiat. Kita semua pasti tahu, jaman sekarang ini banyak sekali godaan-godaan yang dapat menimpa kita, terutama godaan syahwat. Hampir setiap kali mata memandang, kita dipaksa untuk melihat sesuatu yang tidak baik dan tidak pantas kita pandang. Setiap kali membuka televisi dan internet kita pasti disuguhkan dengan tayangan-tayangan yang menampakkan aurat wanita.  Berat nian ujian lelaki! Terlebih lagi untuk mereka yang belum menikah seperti saya.

Saya berharap Allah menganugerahkan saya khusnul khatimah, akhir yang baik. Tak lupa selalu saya panjatkan di setiap Shalat saya agar saya dimatikan dalam keadaan beriman. Karena jujur, saya cemas jika kehidupan yang penuh dengan fitnah ini bisa membalikkan hati saya sehingga mati dalam keadaan bermaksiat. Na’udzubillahimindzalik.

Semoga kita semua diberi kekuatan iman agar kaki kita tetap kuat berdiri di jalan dakwah ini hingga ajal menjemput.

Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar.. aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s