Mereka yang Berkesan (SMA Srijaya Negara Palembang)

Tulisan kali ini terinspirasi dariย  Mr. Yunsirno yang dalam tulisannya biasa membahas tentang orang-orang “berkesan” di hatinya yang dikenalnya di Sang Bintang School. Nah, di tulisan ini saya akan berbagi cerita tentang orang-orang berkesan yang saya kenal di SMA Srijaya Negara Palembang.

SMA Srijaya Negara Palembang adalah sekolah di mana saya praktik mengajar (PPL) sewaktu saya masih semester 7. Saya merasa sekolah ini sudah menjadi bagian dari keluarga saya meskipun saya hanya 4 bulan mengajar di sana, itu pun bukan sebagai guru tetap, tapi sebagai mahasiswa yang punya “kepentingan” untuk mengajar di sana yakni PPL dan penelitian.

Oke, langsung saja. Inilah mereka:

1. Yessy Anggiana

Yessy

Adik manis ini pertama kali ketemu di kelas X. Waktu saya PPL memang saya ditugaskan mengajar di kelas X. Ada 4 kelas termasuk kelasnya Si Yessy ini yakni kelas X4. Yessy termasuk gadis pendiam. Di kelas dia duduk di depan dan memang jarang sekali bicara, kecuali kalo digigit semut.hehe Yessy juga termasuk siswa yang suka nanya-nanya di kelas, karenanya saya jadi mudah ingat dengan gadis berkaca mata ini. Meskipun di kelas pendiam, ternyata di dunia maya dia aktif juga.hehe Ya, samalah kayak saya. Saya kan pendiam, cuma kalo di dunia maya kayak orang yang ngomong terus.๐Ÿ˜€

2. Nabila Almira

Nabila

Nabila

Cewek kece berbadan tinggi ini saya juga temukan (udah kayak duit pake “ditemukan”..hehe) di kelas X4. Dia sama kayak Yessy, suka nanya-nanya di kelas, siswa aktif lah bisa dibilang. Cuma beda dengan Yessy, Nabila tidak terlalu “adem ayem”. Kayaknya memang gadis yang punya adik dan kakak yang namanya berawalan “N” ini memang termasuk orang yang periang dan suka bicara.๐Ÿ˜€ Ada satu kejadian yang saya pikir masih dia ingat waktu saya kasih ulangan di kelas mereka. Karena Nabila ini termasuk teman yang setia, dia waktu itu coba kasih jawaban ulangan ke beberapa kawannya. Saya ambil deh kertas ulangan Nabila.hehe Jangan marah ya Nabila. Itu karena sebagai kakak, saya menyayangi kalian.๐Ÿ™‚

3. Dhea Adelia

Dhea and May

Dhea dan Khumai-iroh..hehe

Saya sebenarnya tidak yakin dengan tulisan namanya. Betul gak Dhea tuh namanya.hehe Nah, Dhea ini juga siswa kelas X4. Dhea ini paling nyentrik di kelas. Udah pasti mudah diingat oleh guru. Dhea termasuk siswa yang susah disuruh diam. Wuih, main-main terus, ngobrol sama temen di sebelahnya, Riri.hehe Namun, Dhea ini pinter loh bahasa Inggris. Saya tahu itu. Karena waktu itu Dhea juga cukup semangat belajar bahasa Inggris meskipun banyak mainnya. Sekarang Dhea kayaknya udah berubah, sudah lebih “terukur”. ( *eh๐Ÿ˜€ Maksud loh? ) Maksudnya udah lebih “kalem” (kayaknya sih..hehe) Katanya Dhea mau kuliah di Pendidikan Bahasa Inggris juga, kayak saya. Ya, saya doain deh. Good luck Dhea, sukses.๐Ÿ™‚

4. Khumairah

Dhea samo Maay

Nah, yang paling saya inget dari gadis yang sekarang berjilbab ini adalah ketika saya coba main hipnotis-hipnotisan di kelas.hehe Dari banyak siswa, ternyata Khumairah atau biasa dipanggi Mai yang bisa “dihipnotis”. Waktu itu saya minta siswa untuk menyatukan ujung jari telunjukย  dengan ujung ibu jari membentuk lingkaran. Nah, saya minta jari tangan kanan dan juga kiri yang sudah membentuk lingkaran itu di satukan membentuk rantai. Saya mensugesti siswa agar berpikir seolah-olah jarinya sudah sangat menempel sehingga tidak bisa dilepas. Ternyata, yang berhasil cuma Si Mai ini. Gak tahu waktu itu dia main-main atau serius.hehe Tapi akhirnya dia bisa juga ngelepasin jarinya. Mai..oh Mai..๐Ÿ˜€

5. Muhammad Aidil

M. Aidil

Muhammad Aidil

Nah, kalo ini dari kelas berbeda yakni, kelas X 1. Kelas X1 termasuk kelas paling ribut karena laki-laki “aktif” mendominasi kelas ini. Namun, meskipun agak susah diatur, mereka cukup menyenangkan. Termasuk salah satunya Aidil. Waktu itu Aidil badannya masih kecil. Sekarang kayaknya sudah lebih tinggi dari saya.hehe Aidil ini dulu kayaknya suka jalan-jalan di kelas. Saya merasa itu wajar-wajar saja asalkan siswa belajar. Mungkin saja gaya belajarnya memang begitu, sambil gerak. Nah, pernah waktu Aidil jalan-jalan waktu saya berdiri di depan kelas, lewatlah salah satu guru tetap di SMA Srijaya Negara. Tiba-tiba saja guru itu masuk dan memukul Aidil pake buku.hehe Dikira guru tadi Aidil sedang membuat masalah. Udah, langsung duduk tuh Aidil. Ya gak papa lah,dil. Dipukul pake buku paling kasih betadin juga sembuh.ย  Lah?

6. Doni

Doni

Doni X Friend๐Ÿ™‚

Nah, anak ini satu kelas dengan Aidil. Doni sukanya duduk di belakang. Nyantai, kayak gak belajar. Cuma yang tahu belajar atau gak kayaknya cuma Doni. Yang paling saya ingat dari Doni ini adalah waktu dia berkelahi di WC. Jadi ceritanya waktu itu saya sedang menjelaskan materi di depan kelas. Tiba-tiba, Doni dengan satu lagi saya lupa permisi keluar WC. Padahal waktu itu saya belum kasih izin loh. Mereka main selonong boi aje.hehe Udah, saya bilang ke siswa yang ada di kelas “biar, nanti dibilangin waktu masuk!”. Tidak lama setelah itu, di luar terjadi sesuatu. Ya, mereka “berlaga” (ceilah berlaga..hehe) di WC. Saya pun dipanggil oleh guru kesiswaan. Saya jelasin deh.๐Ÿ˜€ Doni..oh Doni..๐Ÿ™‚ Tapi Doni orangnya baik juga ternyata, suka nraktir.hehe (Yang ini cuma fiktif belaka..hehe) Tapi lain kali bolehlah ditraktir.hehe *ngarepย  Ya, Doni termasuk orang yang ramah dan mau belajar. Sukses terus lah buat lu bro. Oi..oi..oi..๐Ÿ˜€

7. Rizki Khoirini

Fotonya belum nemu. Gak kecarian FB’nya.๐Ÿ™‚

Ok. Itu namanya lengkapnya udah benar belum ya?๐Ÿ™‚ Nah, kalo Rizki ini kelas X2. Rizki ini udah jadi kayak ketua kelas aja. Karena urusan kelas saya biasanya tanya ke beliau. Memang Rizki ini orang yang organisasi jadi memang cenderung aktif. Waktu saya mau penelitian 2 tahun setelah PPL pun, yang bantu cari info anak XI IPA juga Si Rizki. Thank you banyak Rizki.๐Ÿ™‚

8. Nilam Ayu Pamungkas

Nilam

Nilam Ayu

Kalo ini agak berbeda. Karena sebenarnya saya cuma ketemu gadis lucu ini di kelas cuma satu kali waktu ngajar di pelajaran tambahan saat Nilam masih kelas X. Pertama kali ketemu, kayaknya Nilam termasuk yang semangat mendengarkan “cerita” saya waktu ngajar. Memang, saat itu saya justru lebih banyak ceritanya dari pada menjelaskan materi. Kalo gak salah saya waktu itu cerita tentang pengalaman SMA dan novel Bait-Bait Suci Gunung Rinjani. Saat itu Nilam pake jilbab dan dari pandanga pertama saya kira Nilam punya tipe kepribadian yang agak sama dengan saya yaitu “Phlegmatis” yang cocok banget jadi guru atau psikolog.hehe Tipe yang suka bersosialiasi tapi tidak terlalu suka jadi pusat perhatian,ย  orang yang mudah “gak keenakan” jika ada kawannya yang tersinggung-jadi terkesan kurang tega, tipe orang baik jadi banyak disukai teman-temannya, tipe yang pandai bergaul. Saya memang lebih banyak mengenal Nilam dari dunia maya. Ya, sebenarnya memang saya lebih banyak mengenal mereka-mereka ini lewat dunia maya, chatting, dll karena kalo ketemu langsung juga gak punya kesempatan, cos I don’t teach in SMA Srijaya Negara.๐Ÿ™‚ Eh, Nilam ini ternyata suka juga The Beatles. Ya, sama kayak saya yang punya banyak kakak yang usianya terpaut jauh, jadinya banyak hal yang bisa didapatkan dari kakak yang jarang bisa didapatkan oleh anak-anak lain, entah itu tentang musik, akademik, dll. Keren ah Nilam.๐Ÿ™‚

9. Zikrizal Fauzan

Zik

Zik

Zik saya memanggilnya. Pertama kali ketemu adek ganteng ini waktu saya penelitian di kelas XI IPA plus 2. Zik termasuk siswa paling kooperatif di kelas. Zik banyak membantu keperluan saya di kelas. Karenanya saya sangat berterimakasih atas penerimaan beliau. Saya anggap Zik adik kandung saya lah. Ya semua di sini sudah saya anggap sebagai adik saya.๐Ÿ™‚ Zik ini suka main basket. Dan sekarang tampaknya beliau juga termasuk pemain basket SMA Srijaya Negara. Wah keren.๐Ÿ™‚

10. M. Zaki

M. Zaki

Nah, siswa yang berani merangkul gurunya sendiri. Inilah dia, Zaki namanya.hehe Di kelas Zaki ini biasa duduk di bangku paling belakang. Kayaknya dia lah siswa yang merasa paling beruntung saya ngajar di kelas XI IPA plus 2 karena memang biasanya saya tidak merasa terganggu ketika ada siswa yang memang lagi malas belajar, asal tidak menganggu ketenangan kelas. Lagian saat itu saya cuma guru “tamu”, jadi menjaga “wibawa” di mata guru yang lain tidak terlalu perlu menurut saya. Asal siswa senang dan mau belajar, lanjut. Lain hal misalnya saya memang guru tetap, perlakuan kepada siswa mungkin agak sedikit berbeda. Tapi, kalo saya lihat Zaki sebenarnya mau belajar, cuma memang gayanya saja yang agak sedikit berbeda.๐Ÿ™‚ Sama seperti Doni, Zaki orangnya ramah dan baik. Itulah kenapa Zaki juga ternyata banyak kawannya karena saya yakin dia pasti suka bercanda, “ngocol”, siswa dodol.hehe๐Ÿ˜€

Nah, itulah beberapa “adik saya” yang saya kenal dari SMA Srijaya Negara atau kalo dalam bahasa Palembangnya “adek ketemu besak”..hehe Sebenarnya selain itu masih banyak, tapi kayaknya saya gak bisa jelasin semuanya satu-satu. Ada Namira,Putu, Rosa Iyos, Winda, Desvi Zahra, Suhermi, Bonita, Zaki, Harun, Devi, Alfidah, Fajar, Jimi, Zalpin, Suci, Novi, dan lain-lain, termasuk kamu, ya kamu!๐Ÿ˜€

Senang bisa mengenal kalian. Keep in touch, bro and sis๐Ÿ™‚ Sukses buat kita. Oh ya, maaf fotonya saya ambil tanpa izin.hehe๐Ÿ˜€

2 pemikiran pada “Mereka yang Berkesan (SMA Srijaya Negara Palembang)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s