GENIUS LEADER WORKSHOP, BOGOR (DIBUANG SAYANG)

 “Tunggu saya, Bogor! Baik-baik di sini, ya Skripsi! Jaga dirimu”. Begitulah kira-kira isi benak saya setelah mendapatkan undangan Genius Learder Workshop Leader yang dikirim Mr. Yunsirno di dinding facebook saya. Saat itu memang saya sedang sibuk mengurus izin penelitian. Saya menargetkan izin penelitian selesai sebelum saya berangkat ke Bogor. Namun, sayangnya sehari sebelum keberangkatan ke Bogor, ketika saya mengecek perkembangan permohonan surat izin penelitian ternyata pihak Tata Usaha Dekanat belum juga menyelesaikannya. “Benar-benar nih Dekanat. Sudah satu minggu belum selesai juga”. “Tapi tak apalah!”, pikirku waktu itu. Surat izin urusan belakang. Besok perjalanan menuju Genius Leader Workshop harus dimulai. “I’m coming, Bogor!”

Dari Indralaya, saya bersama Mr. Jaka yang sudah menunggu di kampung halamannya, Belitang berangkat menuju Jakarta. Kami memang merencanakan untuk menginap di Jakarta dulu dan pergi lebih awal. Hari Kamis (26/7/2012) kami pun berangkat ke Bogor bersama keluarga saya di Jakarta yang mengantar kami dengan mobilnya.

SMS MENYESATKAN

Ternyata, bukan hanya kami yang merasa bahwa sms petunjuk alamat workshop menyusahkan. Peserta dari kota lain termasuk Mr. Indra, Mr. Erik, dan Mr. Iqbal juga menggerutu kesal karena petunjuk jalan yang diberitahukan lewat sms tidak tepat. “Jalan kakinya cukup jauh”, kata mereka. Kami beruntung diantar menggunakan mobil pribadi. Andai saja kami berangkat sendiri, pasti kami akan berjalan cukup jauh menuju tempat workshop hari pertama yakni di YAPIPI, Bogor. Hayo ngaku siapa yang kasih informasi alamat?hehe

“Right” Workshop

Workshop yang diadakan SBS kali ini memang sangat berbeda dari workshop-workshop yang biasa diadakan perusahaan lainnya. Dari segi akomodasi saja, kali ini (dan biasanya memang begitu.hehe) kami menginap di tempat yang terkenal dengan sebutan “hotel muslimin”.hehe  Ya, kami menginap di ruangan yang ada di masjid Al Hurriyyah, IPB. Bukan tempat menginap saja, workshopnya pun berada di satu tempat yang sama di tempat kami menginap. Bener-bener “right” workshop, right ?hehe Bukan itu saja. Selain itu, masalah tata tertib pun tidak seketat seperti yang sering diadakan oleh organisasi kampus. Tim pusat dan utusan dari cabang pun bersama-sama menjadi panitia workshop. Kemajuan bagus, bukan?! Mesti ditingkatkan nih, serius!hehe J

Everything’s Funny Things

Workshop ini, bagi saya, meskipun belum sempurna adalah salah satu contoh kegiatan kependidikan atau kepelatihan yang dikelola dengan cara yang berbeda dan menyenangkan, sesuai dengan model dan konsep program-program pendidikan yang Sang Bintang School adakan. Kami merasa enjoy melaksanakan workshop ini. Saya pikir konsep workshop ini sudah hampir sesuai dengan konsep belajar mengajar yang saya pahami yang salah satunya adalah “keterampilan menyelenggarakan pendidikan yang mengajarkan konsistensi/disiplin sekaligus kelihaian untuk bersikap fleksibel untuk ha-hal yang bisa ditoleransi”. Hal ini memang sulit. Guru disamping diharapkan untuk tegas, juga harus mampu bersikap fleksibel demi hubungan positif antara guru dan siswa serta dampak positif yang tampak dari perilaku siswa.

Sambal adalah Segalanya?

Sambal adalah satu dari banyak hal yang berkesan yang hadir di workshop ini selain fenomena “tidur setelah subuh”, kehilangan sendal (saya nih), tidak mandi (saya bukan ya?hehe), dan lain-lain.  Dari workshop ini, saya berkesimpulan bahwa “sambal memang bukanlah segala-galanya, tapi tanpa sambal makan sahur dan berbuka, makan menjadi kegiatan yang tak ada maknanya (lebai !hehe). Ya, memang sambal menjadi “barang favorit” yang diperebutkan saat makan sahur dan berbuka saat berada di Bogor. Tercatat sudah ada lebih dari 2000 jenis sambal yang sudah dicicipi (hehe, believe it or not, you better not believe it) yang  tiga diantaranya adalah sambal pedas botol ABC, sambal terasi ABC, dan sambal ulek yang dsatu paket dengan nasi bungkus. Hidup sambal!

Presentasi Emergenetic !         

Bagi orang yang tidak mengikuti workshop ini, kata “emergenetic” mungkin menjadi kata yang berkesan serius dan kosa kata yang defenisinya sulit untuk dipahami. Tapi siapa sangka, ternyata bagi kami yang mengikuti workshop ini, kata “emergenetic” mempunyai auranya tersendiri. Ketika mendengar ini, bukannya membuat jidat kami berkerut, tapi malah membuat bibir kami tersungging senyum, bahkan tertawa terpingkal-pingkal. Di ingatan kami langsung muncul seorang genius leader asal Aceh, namanya Arif. Dialah yang mempopulerkan kata ini dalam presentasi bedah bukunya yang berjudul “Emergenetic Leadership”. Maka pantas bagi untuk memanggil teman saya ini dengan sebutan “Arif Emergenetic”. Saya tak sanggup lagi menjelaskan kata ini. Emergenetic..oh emergenetic !

Futsal yang Tertunda

Secara umum, agenda workshop ini terbagi menjadi dua jenis kegiatan rutin, yakni bedah buku yang disampaikan oleh setiap peserta dan materi inti yang disampaikan oleh tim pusat. Kegiatan workshop sudah dimulai pukul 7 pagi dan sudah selesai sekitar 10 menit sebelum maghrib yang diadakan di satu ruangan kecil. Karena padatnya agenda, tentunya sangat menjenuhkan jika tidak diselingi dengan kegiatan yang merefresh otak. Nah, agenda futsal lah salah satunya.

Agenda futsal yang semestinya diadakan beberapa kali, akhirnya baru diadakan di hari-hari terakhir. Senang sekali euy rasanya ketika tahu akan diadakan futsal. Dari Masjid Al Hurriyyah IPB, kami berjalan menuju ke persimpangan tiga Bara, dekat BNI Dramaga IPB. Tapi sebelum sampai di sana, awalnya ada permasalahan sedikit karena yang tahu informasi tempat futsal terpisah dengan rombongan kami yang berjalan kaki sehingga kami harus menunggu lama di kampus IPB hingga beberapa dari kami ada yang kesal juga, mau pulang.hehe

Dengan menaiki angkot, sekitar 20 orang peserta ikhwan workshop dari berbagai kota di Indonesia: Banda Aceh, Leuksemawe, Padang, Pekanbaru, Indralaya, Surabaya, Malang, Cirebon, dan Pontianak, dengan berhimpit-himpitan di dalam angkot pergi menuju tempat futsal. Setelah sampai, tahulah kami ternyata tempat futsalnya tidak begitu bagus, mirip lapangan bulu tangkas milik warga setempat. Lampunya pun lampu biasa yang sering di jual di warung-warung. Penerangannya kurang bagus sehingga mata agak sakit karena cahayanya sedikit remang-remang. Namun, terlepas dari segala kekurangan, kami tetap menikmatinya. Maklum, tempat futsal lain seperti “Gym” sudah penuh dibooking orang lain duluan.

Workshop Mahal, 11 Days MBA

Workshop ini adalah workshop berkualitas dengan materi setara Pasca Sarjana Manajemen Bisnis. Setidaknya itu yang dikatakan Mr. Ajie saat menerangkan materi presentasinya. Saat itu beliau menunjukkan gambar promosi training Tanadi Santoso yang taglinenya “5 Days MBA”. Program ini mengajarkan pesertanya beberapa materi kuliah Manajemen Bisnis yang sama dengan materi yang kami dapat dari workshop ini, beberapa diantaranya adalah Leadership, Accounting, dan Marketing Strategy. Bedanya, program training Tanadi Santoso dilakukan selama 5 hari, sedangkan workshop ini 11 hari. Jadi mana yang seharusnya lebih mahal ? Ya workshop ini. Tapi, uang yang harus kami keluarkan untuk workshop ini tidak jauh lebih mahal dari training Tanadi Santoso, melainkan malah jauh lebih murah.  Hebat, bukan?

Akhirnya, Genius Leader, Bekerjalah !

Banyak ilmu pengetuan dan keterampilan yang kami dapatkan dari workshop ini. Meskipun sebenarnya tujuan inti workshop ini bukanlah untuk membuat kami, para Genius Leader paham dan terampil dalam semua bidang di SBS. Tujuan utama dari workshop ini, menurut Mr. Yunsirno adalah untuk menyamakan visi di antara seluruh Genius Leader di seluruh Indonesia. KPI (Key Performance Indicators) yang sudah ditetapkan harus dilaksanakan dengan baik dan optimal. Semuanya sebenarnya adalah untuk pengembangan diri kita sendiri yang pada gilirannya akan berimbas pada hasil kerja di Sang Bintang School atau di Genius Corporation sehingga visi Indonesia Genius 2018 benar-benar dapat terwujud. Terakhir, terinspirasi dari buku-buku Jamil Azzaini, saya menghimbau semuanya dan saya pribadi untuk selalu bersemangat. Jangan mundur. “Bersama Sang Bintang School, semangat untuk sukses dan menyukseskan orang lain. Kita semai impian untuk Meraih SuksesMulia.”iwz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s